Friday, May 14, 2010

Pendapat Warga dan Media Terhadap Film Al-Qossam



[ 28/04/2010 - 07:55 ]

Nablus – Infopalestina: Akhir-akhir ini warga Nablus sedang hangat-hangatnya membicarakan misi Al-Qossam terkait penyebaran film kartun Shalit kepada masyarakat Zionis. Film tersebut berisi kemungkinan perubahan nasib serdadu Shalit yang akan bernasib seperti Arad atau tidak jelas.

Semua wartawan, kritikus maupun pengamat sepakat, pesan yang ingin disampaikan Al-Qosam, berupa film 3D ini akan berpengaruh terhadap opini umum masyarakat Zionis yang akan mendorong pemerintahnya untuk mengalokasikan perhatianya lebih besar lagi terhadap masalah pertukaran tawanan.

Ketrampilan Seni

Salah seorang kartunis 3D menyebutkan, cara yang ditempuh AL-Qossam dengan menyebarkan film tersebut menunjukan bahwa perancangnya mempunyai ketrampilan sangat tinggi untuk mengeluarkan film semacam ini. Ia mengakui sangat sulit membuat film semacam itu, karena perlu keahlian khusus. Ia mengatakan tidak gampang menyampaikan pesan lewat film, apalagi kepada masyarakat asing, melalui gambar bergerak lagi.

Misi Media yang Sukses

Seorang wartawan yang berinisial “Ms” yang bekerja di kota Nablus mengatakan, biasanya misi-misi media Israel lah yang mempengaruhi masyarakat Palestina, terutama di Nablus. Penjajah Israel biasanya menyebarkan misinya lewat agen-agennya di Nablus. Oleh karena itu, biasanya kami hanya korban media Israel saja. Tetapi kini, Palestina ternyata mampu mengobok-obok opini Israel dengan mengirim pesan informasi creative untuk masyarakat Israel yang tidak mendengar kecuali dari medianya saja.

Menurutnya, “Saya telah melihat film ini beberapa kali. Setiap kali saya melihatnya, maka akan muncul pesan terbaru yang menegaskan tuntutan para penawan Shalit.

Bentuk Perlawanan Baru

Lain lagi menurut MQ salah seorang juru kamera di koresponden Nablus. Ia mengatakan, gerakan Zionis sudah lama memanfaatkan gambar, sejak awal abad ini untuk menegaskan bahwa Palestina kosong dari penduduknya. Oleh karena itu mereka sukses dalam penyebaran foto-foto ini.

Ia menambahkan, urgensi dari film tersebut terletak pada pemandangan latar animasi. Inilah yang kami tangkap setelah mengamati pergerakan Zionis. Ia mengatakan, gambar ini sangat bagus dan merupakan terobosan baru yang excellent yang dilakukan gerakan Hamas.

Pshiwar

Salah seorang dosen ilmu jiwa di Universitas An-Najah mengatakan, masyarakat Israel terkenal dengan rentan dengan provokasi, disebabkan perbedaan latar belakang budaya, geografis dan suku. Maka film ini akan merupakan bagian dari tekanan mental terhadap masyarakat Zionis . Dengan demikian akan mendorong mereka untuk mendesak pemerintahnya secara resmi untuk menuntut pertukaran tawanan.

Ia menambahkan, efek dari pshiwar ini sangat keras terhadap orang-orang di sekeliling Shalit. Mereka akan melakukan tekanan secara signifikan kepada pemerintahnya untuk menyelesaikan transaksi pertukaran.

Keluarga Tawanan Gembira

Tidak bisa dikesampingkan keluarga tawanan dari masalah ini. Bitha (bukan nama sebenarnya) orang tua salah seorang tawanan Palestina yang dipenjara 20 tahun di penjara Shatah. Yang ia fahami dari video ini bahwa pertukaran tawanan berada di tangan orang yang amanah.

Ia menambahkan, saya dan istri saya telah menyaksikan film ini. Saya menangis di depan anak-anak saya. Karena saya yakin orang yang berada di belakang film ini adalah orang-orang yang tidak akan pernah membiarkan kita. (asy)

No comments:

Post a Comment

anda mungkin juga meminati ini

Related Posts with Thumbnails
Loading...

tatapan

Loading...